21-1

Yup, 21-1. Angka apaan tuh?

Nomer buntut? Tampak bukan.. Nomer rumah? Kayaknya bukan juga.. Skor bulutangkis antara Taufik Hidayat vs Taufik Savalas? Hmm, bisa aja sih. Tapi bukan itu jawabannya.. Soal matematika yg jawabannya 20? Masuk akal. Tapi masih bukan jawaban yg kuinginkan.

Ya sudahlah, tak usah bertele2 [loh, tadi itu ngapain?]. Angka 21-1 adalah agregat gol yg dicetak Liverpool dalam 11 pertandingan EPL terakhir. 21 gol lahir dari kaki dan/atau kepala Crouch, Bellamy, Kuyt, Gerrard, Garcia, Alonso, Gonzo, dan Carra [yup, Carra]. Plus 1 gol bunuh diri Lee McCulloch. Dari 11 pertandingan itu, 10 dilalui dgn clean sheet (sekaligus memperoleh 3 poin tentunya) dan cuma 1 pertandingan gawang Reina bobol (sekaligus memperoleh 0 poin — sigh).

Dengan prestasi semacam ini, pers maupun publik dan so-called football expert, baik lokal maupun interlokal, hanya bisa diam. Udah kayak lagu Potret aja. Liverpool mau bikin raihan apa aja di EPL, mereka nggak berkomentar banyak. Giliran kalah 2x aja, tiba2 The Reds disebut berada dalam kondisi kritis. Oh, how expert you are.. <_<

Pertandingan berikutnya adalah big match, menjamu sang juara bertahan, Chelski a.k.a. CSKA London. Momen yg tepat utk mencetak kemenangan pertama di EPL atas tim asuhan Jose Moaninho ini, karena mereka masih kehilangan John Teary. Sang manajer juga sedang gonjang-ganjing diributkan akan mengundurkan diri akhir musim ini akibat konflik internal dgn board Chelski.

Aku sangat berharap catatan bagus The Reds dalam 11 pertandingan terakhir ini dapat terus berlanjut tanggal 20 Januari 2007 ini. Aamiin.

C’mon you, Reds! You’ll never walk alone!!!

2 Responses to “21-1”

  1. Brahmasta Says:

    Yah moga-moga the reds bisa terus main bagus.

    Yang selalu gw heran itu, kenapa ya, liverpool skuadnya bagus (kecuali beknya sepertinya) tapi gak pernah masuk ke papan “benar-benar” atas. Suka tiba-tiba kalah. Padahal mendingan Liverpool daripada Chelsea

  2. - erryfp - Says:

    Wohoho.. jumlah clean sheet yg tertera di atas rupanya masih blom cukup ya utk membuktikan ketangguhan lini pertahanan Liverpool? ;)

Leave a Reply